menjaga kesadaran

sejatinya setiap hari adalah momen-momen perjuangan, ‘kan? kita berjuang mengendalikan diri sendiri. berusaha menemukan waktu tenang agar bisa berpikir dengan jernih. mencari teman bicara yang asyik dan berempati agar segala kegelisahan dihati dapat dibagi. mencari ilmu agar diri ini bisa lebih bersabar dan bersyukur.

sejujurnya, aku ini sedang berada di fase yang setiap detik isinya adalah kesulitan mengendalikan diri dan kontemplasi wkwk 😅 seringkali aku merasa bingung mengapa permasalahan yang ada di dunia serumit dan sesulit ini.

Continue reading “menjaga kesadaran”

kesempatan

malam itu aku ingin sekali makan pempek. semua berasal dari sebuah keinginan random yang muncul karena obrolan pagi hari di tempat ngaji haha salah satu temanku berasal dari palembang. lalu, guru ngajiku bilang, kalau di palembang, cuko bukan terbuat dari cuka. melainkan dari asam dan gula jawa. kalau di jakarta, rasa asamnya dari cuka. sebagai penyuka pempek, aku baru tahu fakta tentang cuko ini.
omong-omong, tiap kali ke tempat baru, aku sering kesulitan mengingat di mana memarkirkan motor. supaya memudahkanku, biasanya aku memotret penanda seperti fotoku ini haha foto ini bermanfaat. untuk kutunjukkan ke petugas parkir bila kulupa di mana posisi motorku 🤣
Continue reading “kesempatan”

pengamatan ke dalam diri

“aku sudah mengajari mereka aturannya. tetapi, mereka malah membuang-buang kacang hijau itu. mereka juga pernah membuang-buang air. padahal aku nggak meminta mereka melakukan itu. bagaimana caranya supaya mereka mengerti aturan?” curhat seorang ibu.

mendengar curahan hati ibu ini, aku tidak nyaman. tetapi aku berusaha untuk mengendalikan diri. jangan sampai aku menghakimi tentang apa-apa yang aku tidak tahu.

setelah bercerita, miss siska, mentor kami, menanggapi.

“saya ingin menanggapi. tetapi sebelumnya, saya minta maaf dulu ya. begini bu, apa yang ibu lakukan, itu sudah termasuk penghakiman kepada anak. tadi ibu menyebut kata ‘membuang-buang’, ya? padahal anak tersebut sedang belajar.”

lalu, miss siska kembali menerangkan, “baik, saya akan berbagi pengalaman. cara ini sangat membantu saya tiap kali mendampingi anak belajar. setiap melihat anak melakukan sesuatu, apapun itu, saya berusaha untuk melontarkan pertanyaan ke diri saya sendiri untuk berefleksi.”

“apa yang yang sedang dipikirkan anak ini ya? anak ini sedang membuat apa ya?” dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti itu, biasanya cara pandang saya pada anak menjadi lebih luas. saya menjadi lebih sadar dan berempati bahwa apa-apa yang anak lakukan pastilah sebuah pembelajaran. ia sedang mencoba hal baru.” miss siska menutup tanggapannya dengan senyuman hangat.

aku menyimak dan hatiku bergetar. apa yang miss siska sampaikan membuat hatiku tenang dan damai. aku mendapat pencerahan. benar, seringkali orang dewasa tidak melihat perbuatan anak secara menyeluruh 😥

Continue reading “pengamatan ke dalam diri”

anak dan lingkungannya

berikut insight yang aku dapat dari materi pembelajaran malam ini.

kunci utama dalam proses belajar pada anak adalah anak itu sendiri. jadi sebenarnya, meskipun nggak ada guru spesial pun si anak tetap bisa jadi anak pintar. asalkan lingkungan di sekitarnya diatur sesuai dengan perkembangan alami dia.

tugas kita sebagai orang dewasa yang sudah sadar adalah mengawasi dan memfasilitasi aja. kalau dia nggak tahu, arahkan supaya dia berusaha mencari tahu. kalau dia keliru, kasih tahu yang benar agar dia nggak keliru lagi. kalau dia berada di posisi yang nggak aman, tempatkan dia di tempat yang aman. singkatnya, kita jadi mentor yang baiklah gitu.

lalu sebagai orang dewasa yang sudah terbentuk karakternya, kita juga sudah tahu ‘kan benar dan salah. yasudah, di depan anak kecil bersikaplah dengan benar. jadi teladan yang baik.

kalau ingin melakukan hal-hal yang nggak benar, di kamar sajalah. tahan diri sebentar menjadi orang benar di depan mereka. sebab, anak-anak usia 0-6 tahun itu menyerap segala perilaku dan lisan kita. kita adalah sosok yang ia contoh. ia merekam segala hal yang ada di lingkungannya.

kesimpulan refleksi untuk materi malam ini adalah bila hati kita begitu gelisah melihat ketidakbenaran yang ada di sekitar (orang-orangnya, sistemnya, atau apapun yang ada di dunia). kegelisahan itu nggak boleh diabaikan. mulai aja melakukan aksi baik dari diri sendiri.

kita bisa berkontribusi dengan cara menjadi teladan yang baik untuk anak-anak di sekitar kita. khususnya anak-anak usia 0-6 tahun. karena pada usia itulah penyerapan proses belajar anak terjadi sangat pesat. mereka seperti kamera. merekam segalanya melalui seluruh panca indra, menyimpan dalam pikiran, dan “mencetaknya” dalam bentuk pola pikir, lisan dan perbuatan.

rehat

kuputuskan untuk membatalkan kegiatan di luar rumah hari ini. alasan utamanya adalah perutku sakit sekali. alasan lainnya adalah aku sedang butuh sunyi.

untuk berbaring tanpa merencanakan apa-apa.
untuk membaca buku educated tara westover.
untuk menonton naruto di episode ketika naruto berhasil mengejar sasuke.
untuk melanjutkan menonton drama korea do you like brams yang kulupa episode berapa terakhir kutonton.
untuk mengobrol dengan tanong perihal kegiatan rohisnya.
untuk bermain pianika bersama bocil.
untuk makan mie rebus dan kimchi bersama si sipit.

apa bisa melakukan semuanya? entahlah.
terlalu banyak yang ingin dilakukan.
terlalu sedikit waktu libur yang dipunya.

hasil renunganku tadi malam saat menyetir motor:

“diminta ataupun tidak, kenyataannya allah selalu memberi kemudahan. contohnya adalah beberapa hal ini: bertemu dengan pasien yang mudah diajak koordinasi, diberikan kesadaran untuk menenangkan jiwa kala menghadapi orang-orang sulit, diberikan kesadaran untuk selalu introspeksi diri ketika menghadapi sesuatu.”

sungguh sebuah renungan yang tidak berbanding lurus dengan harapan-harapanku di atas hahaha

hanya saja aku merasa, di balik kelelahan yang ada, aku sepenuhnya menyadari ada banyak nikmat yang Allah beri. selalu ada jalan keluar untuk setiap kerumitan yang ada. solusi tidak langsung ada, memang. namun, pasti ada seiring berjalannya waktu. dan aku sangat bersyukur dengan kenyataan ini.

kupotret tadi malam selagi perjalanan pulang. lampu jalan ini baru dipasang beberapa minggu lalu. jalanannya jadi cantik banget 😁