Berjuang

Kulihat orang-orang memikul beban dipundaknya. Berjalan seorang diri. Atau, berjalan beriringan dengan teman hidupnya.

Keduanya, berusaha menghadapi tantangan demi tantangan dengan peluh. Berulang kali tersandung dan terjatuh. Tak jarang terluka. Kemudian, mengobati luka tersebut lagi dan lagi. Dalam diam, air mata mengalir dipipi. Iya benar, menjalani hidup memang tak mudah.

Menyadari itu, manusia memiliki dua pilihan. Pertama, mengubah perspektifnya menjadi positif. Kedua, membiarkan perspektif negatif menguasai diri.

Continue reading “Berjuang”

Butuh Informasi

Sekarang pukul 06.58. Tetapi, tidak aku lihat satu pun pegawai hadir di ruangan ini. Aku tidak tahu pukul berapa tepatnya tempat ini beroperasi. Setahuku, tempat pelayanan seperti ini seharusnya sudah mulai sejak pukul 07.00.

Beberapa orang ingin bertanya dan ingin mengetahui informasi lebih banyak. Namun, tidak ada tempat untuk bertanya. Petugas keamanan yang seharusnya siap sedia pun juga tak tampak batang hidungnya.

Continue reading “Butuh Informasi”

Influencer dan Netizen

Gitasav beropini tentang childfree. Netizen menyerang Gitasav dengan kata-kata jahat. Sebetulnya dua hal ini bukan sesuatu yang aneh buatku. Aku sudah terbiasa dengan Gitasav yang berpikir berbeda. Juga sudah kenal betul dengan netizen Indonesia yang mudah banget tersulut dan berkata kasar tanpa penelusuran informasi mendalam.

Tentang Gitasav yang memilih untuk childfree. Menurutku itu urusan Gitasav. Atas keputusan yang dia sudah buat, aku yakin banget ada pengalaman panjang yang sudah Gitasav lalui. Dan ada banyak alasan yang kita tidak tahu.

Continue reading “Influencer dan Netizen”

Si Bapak Baik

Sepuluh menit yang lalu. Aku duduk di bangku ini dalam keadaan pasrah. Melamun. Kondisi pagi ini cukup menyulitkan. Di satu sisi, aku ingin memikirkan diriku. Di sisi lain, aku pun memikirkan banyak orang. Bepergian saat jam kerja sungguh membuat hati tidak tenang.

Masih dalam keadaan melamun. Tiba-tiba seorang bapak paruh baya datang menghampiriku lalu bertanya,

“Ingin berobat, mbak?”

Continue reading “Si Bapak Baik”