nasi kebuli

aku baru mencoba nasi kebuli saat sudah besar. menurutku enak dan langsung suka. beberapa orang mungkin nggak suka. apalagi yang lebih suka nasi putih tanpa rasa. tentunya nggak akan cocok makan nasi kebuli.

nasi kebuli yang kufoto ini adalah kebuli yaman. letaknya dekat sekali dengan rumah pasienku. jadi, setelah selesai melatih biasanya aku mampir ke sini dulu. sampai saat ini sih nggak bosan. ketagihan, malahan.

kuperhatikan, orang-orang lebih suka makan di rumah dibanding di sini. pertama kali makan di sini, hanya ada dua orang pelanggan: aku dan satu orang mbak-mbak.

sekarang, aku cuma makan sendirian. di sampingku hanya ada dua orang karyawan yang sedang mempersiapkan nasi kebuli untuk dibawa pulang oleh seorang pelanggan.

padahal aku sempat berencana ingin mencoba kebuli kambing. tetapi, hari ini aku memesan kebuli ayam lagi. sepertinya aku belum siap. stigma rupanya betul-betul mampu memengaruhi cara pandang orang 😅

[Diingatkan oleh Fadel. Padahal perihal ini adalah penting dan utama: yang membuat nasi kebuli spesial adalah nasi rempahnya. Rasa nasi ini benar-benar nyaman dilidahku 🥲👍]


saat kutunjukkan foto ini ke adikku, dia bilang begini, “gue lihatnya biasa aja sis wkwk.” kalau aku, melihat foto macam ini, seketika langsung ingin makan nasi kebuli 🤣🤍

beberapa gagasan

aku sedang membaca sebuah buku yang sulit kupahami. aku merasa, penulis hanya ingin menyampaikan apa yang ia ketahui. penulis seperti tidak mempertimbangkan apakah aku seorang awam atau bukan 😅

karena aku membutuhkan isi buku itu, meskipun kesulitan, sebenarnya aku tetap berusaha membaca dari satu halaman ke halaman lainnya. tapi, ternyata aku belum berhasil paham juga. sepertinya aku perlu berhenti untuk “bernapas” sebentar 🤣

Continue reading

kesempatan

malam itu aku ingin sekali makan pempek. semua berasal dari sebuah keinginan random yang muncul karena obrolan pagi hari di tempat ngaji haha salah satu temanku berasal dari palembang. lalu, guru ngajiku bilang, kalau di palembang, cuko bukan terbuat dari cuka. melainkan dari asam dan gula jawa. kalau di jakarta, rasa asamnya dari cuka. sebagai penyuka pempek, aku baru tahu fakta tentang cuko ini.
omong-omong, tiap kali ke tempat baru, aku sering kesulitan mengingat di mana memarkirkan motor. supaya memudahkanku, biasanya aku memotret penanda seperti fotoku ini haha foto ini bermanfaat. untuk kutunjukkan ke petugas parkir bila kulupa di mana posisi motorku 🤣
Continue reading