menjaga kesadaran

sejatinya setiap hari adalah momen-momen perjuangan, ‘kan? kita berjuang mengendalikan diri sendiri. berusaha menemukan waktu tenang agar bisa berpikir dengan jernih. mencari teman bicara yang asyik dan berempati agar segala kegelisahan dihati dapat dibagi. mencari ilmu agar diri ini bisa lebih bersabar dan bersyukur.

sejujurnya, aku ini sedang berada di fase yang setiap detik isinya adalah kesulitan mengendalikan diri dan kontemplasi wkwk 😅 seringkali aku merasa bingung mengapa permasalahan yang ada di dunia serumit dan sesulit ini.

ada beberapa upaya yang sedang aku biasakan agar bisa hidup dengan berkesadaran. aku perlu sadar agar bisa berpikir dan merasa dengan benar.

mendekatkan diri ke lingkungan yang positif. di lingkungan itu, aku mencari orang-orang yang positif dan suportif. mereka bisa menjadi pemantik semangatku yang sedang turun. melihat semangat mereka memunculkan rasa haru dan membuat aku berefleksi. ternyata, energi positif itu sungguh bisa menular. bekerja dalam alam bawah sadar.

membaca buku yang kalimat-kalimat di dalamnya puitis bijaksana bisa banget mengembalikan dan menambah semangat. aku lagi suka banget bukunya keigo higashino yang berjudul keajaiban toko kelontong namiya. aku baru tahu ternyata buku yang ditulis orang jepang maknanya dalam sekali, ya. padahal hanya kalimat percakapan sehari-hari.

aku takjub sekaligus terpesona dengan kalimat-kalimat yang ditulis keigo higashino. aku penasaran, kira-kira pengalaman apa saja yang keigo higashino sudah lakukan sampai bisa membuat kalimat indah dan bermakna seperti itu. satu hal yang pasti, keigo higashino tentulah orang yang suka mendengar dan mengamati orang-orang serta lingkungan sekitar. keigo higashino tentu orang yang memiliki empati tinggi :’)

kiat utama untuk sadar adalah berpasrah ke Allah. yakin, segala hal yang datang ke kehidupan, sudah pasti ketetapan yang terbaik. yang tertakdir nggak akan pernah terlewatkan, kan? :’) tugasku adalah terus berupaya menjaga dan mengendalikan diri sendiri. caranya cuma satu yaitu dengan belajar. belajar terus. belajar lagi.

setelah melakukan upaya-upaya ini, apakah dalam sekejap langsung bisa sadar dan semangat lagi? nggak selalu begitu hehehe tapi berdasarkan pengalamanku sendiri, segala upaya yang diperjuangkan demi kebaikan, dampaknya ada dihati. aku benar-benar merasa penuh dan cukup. jiwaku merasa tenang.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s