Beberapa hari yang lalu, adikku menunjukkan sebuah video. Di dalamnya tampak beberapa remaja wanita. Mereka sedang meremukkan puluhan bungkusan mie kemasan di supermarket. Tanpa ada keraguan sedikit pun mereka melakukan perbuatan tersebut dengan suka cita. Bahkan mereka tertawa bersama.

Hari ini muncul lagi video yang lain. Informasi tentang video ini kudapatkan dari temanku. Dalam video itu, beberapa remaja laki-laki sedang balapan motor di area pemakaman. Tanpa malu dan ragu, mereka melindas semua kuburan itu. Sama seperti si remaja perempuan, mereka tertawa bersama-sama. Sedih sekali melihat video-video itu 😥

Tanggapan teman-teman pun beragam. Salah satu tanggapan seperti ini,“Anak zaman sekarang emang begitu. Kebanyakan main gadget si.” begitu kata salah satu temanku.

“Jarang ngobrol sama orang tua si. Sekalinya ketemu, tetep aja si anak sibuk pegang gadget.” tambahnya.

Temanku hanya berpikir dari sudut pandang orang tua dan aku tidak setuju dengan pandangannya.

Kita akan menjadi orang tua yang egois sekali bila berpikir tidak dengan banyak kaca mata. Supaya adil, bagaimana kalau kita memandang kasus ini lebih luas lagi? Bagaimana kalau kita ajukan banyak pertanyaan lagi? Seperti apa orang tuanya? Bagaimana cara orang tua mendidik mereka? Sudahkah orang tua memberikan perhatian penuh pada anaknya? Bagaimana lingkungan rumah dan sekolahnya? Siapakah teman-teman mereka? Kita harus mengkaji secara menyeluruh hingga menemukan akar permasalahannya.

Mungkin Mereka Kesepian dan Kurang Perhatian

Bagaimana tanggapanku terkait video-video tersebut? Ada rasa sedih sekaligus kasihan melihat perbuatan para remaja itu. Dari apa yang dilakukan, kurasa mereka adalah remaja yang kesepian dan kurang perhatian.

Dari pengalamanku sendiri, aku belajar, sikap manusia tidak terjadi begitu saja. Selalu ada proses panjang hingga akhirnya terbentuklah banyak sikap dalam diri kita.

Aku selalu percaya, akumulasi pengalaman memberi pengaruh banyak dalam membentuk sikap seseorang. Maka, ketika aku melihat sikap seseorang, di saat yang sama, aku juga memikirkan pengalaman apa yang melatarbelakanginya.

Pada kasus remaja ini, aku pun bertanya dalam hati,“Perbuatan buruk apa yang orang dewasa lakukan, hingga para remaja bisa melakukan perbuatan tak bernurani seperti ini?”

Aktivitas sepenting apa yang kami utamakan, hingga kami alpa mencontohkan, mengingatkan, serta menasehati kalian si belia yang berhak dididik dan dikasihi?” tanyaku lagi pada diri sendiri. Kejadian ini sungguh menohok tepat dihati.

Mungkin Mereka Memang Tidak Tahu

Selain masalah kesepian dan kurang perhatian, bisa jadi mereka memang tidak tahu apa yang dilakukan adalah salah. Bisa jadi, dalam pikiran mereka memang belum ada konsep benar dan salah. Padahal seharusnya konsep ini sudah dimiliki setiap orang sedari dini. Manfaatnya apa? Supaya setiap orang bisa memutuskan sikap apa yang boleh dan tidak untuk dilakukan. Supaya setiap orang bisa memahami bahwa perbuatannya akan memberi dampak untuk sekitar. Untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Lalu, apa yang terjadi pada remaja yang belum tahu konsep benar dan salah? Mereka akan berbuat sesuka hati dan tidak mempedulikan dampaknya. Mereka tidak akan merasa bersalah tiap kali melakukan perbuatan merugikan untuk orang lain dan lingkungan. Pikiran dan nurani mereka pun seakan tidak dapat digunakan dengan baik 😥 contoh nyatanya, seperti perbuatan remaja pada video yang aku ceritakan di atas tadi 😥

Daripada mengutuki dan menyalahkan perbuatan remaja pada video-video itu, bagaimana kalau kita berefleksi bersama tentang perbuatan yang mereka lakukan? Sudahkah kita menjadi orang dewasa yang perhatian, bijaksana, dan memberi teladan?

Ini tugas kita bersama. Agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan. Mari kita tanamkan tanggung jawab itu pada hati kita masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s