Belakangan ini gaya yang kugunakan memang itu-itu saja. Bisakah hal ini kusebutkan sebagai perihal terfavoritku dalam bergaya? 😂 kalau bisa, baiklah akan aku ceritakan apa adanya, ya 😆

Tidak ada gaya yang istimewa dariku. Meskipun begitu, aku tidak menyesalinya. Sebab yang utama adalah kenyamanan untuk diriku sendiri.

Gaya berpakaian yang paling nyaman untukku adalah kemeja atau kaos, rok, dan jilbab polos. Oh iya, aku kurang tertarik menggunakan jilbab bermotif lagi haha entah mengapa rasanya tidak cocok dengan kepribadianku.

Benda tambahan yang menjadi favoritku adalah sepatu, jam tangan, dan ransel. Dengan menggunakan ketiganya, aku merasa nyaman sekali menjalani hari.

Ransel adalah Sahabat Si Pelupa

Dari semuanya, satu benda terfavorit adalah ransel. Aku tidak bisa bepergian tanpa membawa ransel. Ransel adalah penyelamat bagi orang-orang pelupa seperti aku.

Selain itu, aku juga tipikal orang yang memegang teguh pepatah “sedia payung sebelum hujan” wkwk dengan ransel, aku bisa mempersiapkan segalanya dengan baik.

Karena pelupa, sebelum memasukkan benda-benda ke dalam ransel, biasanya aku membuat catatan tentang benda-benda yang akan dibawa.

Contohnya saat ke monas Hari Minggu kemarin. Pergi ke monas adalah perjalanan jarak pendek. Jadi, benda-benda yang dibawa tidak terlalu banyak. Aku hanya perlu membawa payung, botol minum, mukena, dan goodie bag.

Mungkin bagi beberapa orang barang-barang itu tidak terlalu penting. Bagi aku, penting.

Tentang payung. Aku suka hujan-hujanan. Namun, kehujanan saat belum sampai tempat tujuan itu rasanya tidak enak. Dengan membawa payung, aku tetap bisa sampai tempat tujuan tanpa kebasahan. Dengan payung, aku juga bisa membuat banyak rencana cadangan.

Tentang botol minum. Alasan pertama membawa botol minum adalah supaya terhindar dari dehidrasi. Apalagi aku adalah tipikal orang yang mudah haus. Siap sedia botol minum dalam tas benar-benar membantu. Alasan kedua, aku ini masih suka minum minuman teh kemasan. Dengan sedia botol minum di tas, membantu mengingatkanku bahwa sesuka apapun aku dengan minuman teh kemasan, air putih tetap harus dikonsumsi.

Tentang mukena. Membawa mukena sendiri kala bepergian adalah keharusan. Selain masalah kenyamanan, membawa mukena sendiri juga akan menghemat waktu. Seringkali kutemui, antara jumlah jamaah dan mukena tidak berbanding lurus. Maka, kita pun harus antre mukena lama tiap kali waktu salat datang. Dengan memakai mukena sendiri, kita bisa langsung salat berjamaah tanpa antre terlalu lama.

Tentang goodie bag. Membawa goodie bag kosong adalah bentuk usahaku menyayangi bumi. Meskipun tidak tahu ingin digunakan untuk apa, aku siap-siap saja hahaha

Sebenarnya aku masih bandel. Aku masih sering lupa membawa goodie bag sendiri ketika ke mini market. Aku juga masih sering lupa membawa sedotan sendiri tiap kali bepergian. Dengan “memaksa diri” membawa goodie bag dalam tas, akan memudahkanku menolak plastik tiap kali berbelanja.

Kira-kira itulah gaya dan benda terfavorit Shinta. Ribet atau nggaknya relatif ya hahaha tergantung bagaimana gaya dan seleramu. Apapun pilihanmu, semoga semakin membuat kamu semangat menjalani hari 💓

Kita bebas berkreasi, sungguh. Namun, jangan lupa sertakan Allah untuk semua pilihan kita, ya 😁👍

Advertisements

2 thoughts on “[Day 22] Terfavorit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s