Aku menjadi nasabah BNI sejak tahun 2011. Pelayanan yang cepat tanggap dan petugas bank yang ramah adalah beberapa alasan mengapa aku setia dengan BNI. Dan alasan tambahannya, aku tidak pernah mendapat masalah dalam hal transaksi. Semakin betah sajalah aku pada bank ini.

Hingga sampai pada Bulan April kemarin. Aku mendapat masalah tentang setoran tunai pada mesin ATM. Aku akan menuliskan pengalaman tersebut pada tulisan ini. Semoga saja, teman-teman dapat memetik hikmah dan lebih berhati-hati.

Aku jarang sekali menyetor uang melalui bank. Alasannya, mungkin karena aku belum perlu menyetor uang dalam jumlah banyak. Bahkan biasanya, setoran tunai ini aku gunakan untuk mentransfer ke bank lain kala saldo BNIku kosong hahaha

Gagal Setoran Tunai

Bulan April lalu aku mendapat arisan. Jumlahnya tidak terlalu besar. Namun, sangat cukup membantu memenuhi kebutuhanku sampai hari gajian tiba. Malam itu, aku datang ke BNI margonda raya untuk menyetor uang arisan sebesar 500.000. Aku senang ke ATM sana. Mungkin alasannya karena faktor kebiasaan saja. Tidak ada alasan khusus tentang ini.

Dengan percaya diri aku langsung melakukan setoran tunai. Tidak ada kecurigaan apapun. Karena memang tidak ada pemberitahuan apapun pada mesin ATM di sana.

Setelah sukses melakukan setoran, aku langsung mengecek saldo. Dan, setoran 500.000 itu tidak masuk ke dalam saldoku. Langsung saja aku menekan tombol cancel dan berencana melakukan pengecekan kembali. Seketika, kertas resi pun keluar dari mesin ATM. Tidak seperti setoran tunai biasanya yang tertuliskan bahwa setoran telah sukses, malam itu tulisannya berbeda.

Resi yang keluar dari mesin setelah gagal melakukan setoran tunai.

Singkatnya, aku diberitahu bahwa terjadi kesalahan komunikasi penyetoran tunai. Aku juga disuruh untuk mengecek saldo dan menghubungi call centre. Membaca tulisan itu aku pun langsung memahami situasinya. Dugaanku, pasti saldoku tidak bertambah karena masalah itu. Aku pun segera mendatangi pak satpam yang berjaga di bank.

Pak satpam membantuku untuk menghubungi call centre BNI. Namun, setelah berkali-kali mencoba hasilnya nihil. Call centre BNI terlalu sibuk.

Setelah berupaya menelepon, ia memberitahuku bahwa pelaporan yang dilakukan via telepon prosesnya akan lebih cepat. Paling lama hanya 14 hari saja. Kalau pelaporan melalui bank akan lebih lama. Membutuhkan waktu 20 hari hingga akhirnya uang kembali.

Paska kejadian gagalnya setoran tunai, aku sempat mengajukan banyak pertanyaan ke Pak Satpam. Beberapa pertanyaannya seperti adakah cara awal kita tahu bahwa sebuah mesin ATM tidak bisa beroperasi dengan baik. Adakah kemungkinan pengembalian uang berlangsung lebih cepat, hanya dua atau tiga hari, misalnya. Dan ada masalah apa sesungguhnya sampai-sampai setoran tunai tidak masuk ke dalam saldo.

Menurut pak satpam, rusak atau tidaknya sebuah mesin ATM memang tidak bisa diprediksi. Apalagi bila masalahnya ada pada jaringan. Kita akan tahu ada masalah pada mesin tersebut kalau ada korban. Seperti masalah aku ini. Setelah aku jadi korban, barulah mesin tersebut ditempelkan pemberitahuan bahwa mesin ATM rusak ๐Ÿ˜…

Terkait pengembalian uang, memang tidak bisa cepat. Karena ada prosedur dan proses panjang hingga akhirnya uang nababah dapat dikembalikan. Tentang alasan mengapa terjadi masalah setoran tunai, pak satpam tidak tahu pasti. Kemungkinannya, kata si bapak masalah ada pada jaringan.

Setelah mengobrol panjang lebar, pak satpam mencatat data pribadiku seperti nomor KTP, nomor ATM, dan cerita singkat kronologi kejadian.

Melapor ke Customer Service di Bank

Tidak ada informasi banyak yang aku dapatkan setelah “ngobrol” sama Mbak customer service. Aku hanya bercerita singkat tentang masalahku, kemudian aku disuruh mengisi formulir kronologi kejadian, dan mbak customer service memberikan penjelasan singkat tentang pengembalian uang.

Informasi yang paling aku ingat adalah, proses paling lama pengembalian uang adalah 20 hari. Nanti uang akan kembali secara otomatis ke saldoku. Mbak juga bilang, kalau setelah 20 hari uang belum juga kembali, aku bisa menghubungi bank lagi. Nanti, akan dikaji lebih dalam lagi. Seperti, pengecekan kamera CCTV dan pengecekan buku satpam yang berisi data nasabah yang bermasalah. Ribet kan ๐Ÿ˜‚

Saat mendengar penjelasan itu, aku merasa bingung dengan prosedurnya. aku yang membawa data lengkap dan bukti saja mengurusnya “seribet” ini. Bagaimana bila nasabah yang bermasalah tidak memiliki bukti resi seperti milikku. Pasti prosesnya akan lebih panjang lagi.

Uangku Kembali

Tepat 20 hari akhirnya uangku kembali. Selama menunggu uangku kembali, aku sempat browing membaca keluhan-keluhan nasabah lain yang memiliki masalah sama. Rata-rata uang mereka jauh lebih besar dibanding aku.

Ada pula nasabah yang marah sekali karena uangnya tidak juga kembali setelah 20 hari. Ia berkeluh kesah dan meminta pihak BNI mengatasi masalah ini dengan cepat. Di zaman seperti saat ini yang teknologinya super canggih, seharusnya prosesnya akan lebih singkat dan praktis.

Kasihan kepada nasabah yang benar-benar membutuhkan uang. Ada kepala keluarga yang “curhat”, kalau masalah seperti ini taruhannya adalah keberlangsungan rumah tangga. Ia merasa dirugikan karena dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga harus “ditahan” hingga 20 hari lamanya.

Aku juga mencari tahu bagaimana bank lain menyelesaikan masalah seperti ini. Entah bagaimana kerumitan yang dialami BNI, ternyata ada kok bank lain yang mengurus kepentingan seperti ini lebih cepat. Dalam waktu 24 jam saja uang sudah dapat kembali.

Bagi aku pribadi, pengalaman ini benar-benar menjadi pelajaran. Menunggu 20 hari ternyata lama banget, lho. Apalagi untuk orang-orang yang sedang membutuhkan uang. Pengembalian uang yang terlalu lama bisa menganggu keberlangsungan hidup sehari-hari.

Saranku untuk teman-teman, beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum setoran tunai:

1. Pastikan kamu setoran tunai di ATM yang bersatu dengan bank. Sebab, kalau ada permasalahan pada mesin ATM, kamu bisa meminta tolong langsung kepada Pak Satpam untuk memberikan informasi.

2. Jangan setor uang seluruhnya sekaligus. Periksa dulu apakah mesin ATM berfungsi dengan baik. Bagaimana cara mengeceknya? Kamu lakukan dulu setoran tunai dalam jumlah sedikit. 20.000 atau 50.000, misalnya. Kalau berhasil, barulah kamu menyetor semua uangnya.

3. Kalau mengalami masalah seperti aku, sebaiknya langsung telepon call centre. Kalau misalkan sibuk, telepon saja terus sampai berhasil. Sebab, pelaporan yang dilakukan via telepon, proses pengembalian uangnya akan lebih cepat. Untuk BNI, hanya 14 hari saja.

4. Kalau sudah melapor dan ingin tahu sudah sampai tahap mana pengaduanmu diproses oleh BNI, kamu tanyakan saja via BNI call centre. Kamu tidak perlu ke bank langsung. Karena akan buang-buang waktu saja. Customer service tidak akan mempercepat proses. Ia hanya akan memberi tahu pengaduan kamu sudah sampai tahap apa.

5. Tidak perlu khawatir, uangmu akan tetap kembali. Hanya saja tentang waktu sifatnya tentatif. Tergantung pihak BNI. Saranku, kalau proses sudah melebihi 14 atau 20 hari, kamu perlu tanyakan kembali kepada pihak BNI.

Baiklah, sekian cerita pengalamanku tentang gagal setoran tunai BNI. Semoga tidak terulang lagi. Semoga menjadi penyemangat untuk kamu yang sedang menunggu pengembalian uang dari BNI ๐Ÿ’ช

Dan untuk teman-teman wordpress, semoga menambah informasi terkait setoran tunai ini ๐Ÿ˜Š

Semoga ke depannya, BNI pun memperbaiki sistemnya. Semoga lebih cepat dan praktis. Aamiin.

Advertisements

7 thoughts on “Gagal Setoran Tunai BNI

    1. Wah, Syifa lupa mengambil kartunya kah? Aku juga pernah. Tapi kartu atm CIMBku. Alhamdulillah prosesnya sangat cepat. Satu hari juga jadi sama seperti kita membuka rekening ๐Ÿ™‚

      Iya, sama-sama, Syifa ๐Ÿ˜€

      Like

      1. Iya lupa. Mungkin waktu itu lagi terburu-buru. Sempat khawatir juga karena kejadiannya selalu pas hari sabtu/minggu. Jdinya ga bisa langsung ke bank. Harus nunggu senin dlu buat ke bank. Ternyata sehari juga langsung jadi dan dapat kartu baru. Untungnya saldonya masih aman๐Ÿ˜…

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s