Aku telah lama berkelana.

Berjalan melewati jalan setapak tanpa hiasan apa-apa di kanan kiri.

Berlari melewati tanjakan hingga napasku tersengal.

Berlari melewati turunan hingga aku tertawa kegirangan.

Berloncat-loncat pada perbukitan itu.

Beristirahat sejenak dan meneguk banyak air dari botol yang kuraih dari ranselku.

Berbaring di padang rumput sambil menatap indahnya langit malam.

Berteduh dipinggir rumah warga sambil mendengarkan rintik hujan.

Bertegur sapa dengan kawan baru.

Bercengkrama dengan kawan seperjalanan.

Tergelincir tanah basah di musim hujan.

Dan terjatuh tersandung kerikil jalan.

Semua pengalaman itu membuat kita semakin tangguh dan kuat, kan?

***

Aku telah lama berkelana.

Bila terjatuh, aku hanya perlu berdiri lagi.

Bila terjerembab, aku hanya perlu mencari sesuatu untuk bergantung dan bersandar.

Bila tergelincir, aku hanya perlu bangkit kembali.

Aku tahu apapun tak akan bersemayam lama.

Aku tahu apapun sifatnya hanya sementara.

Sebuah rasa sakit kelak akan hilang jua.

Sebuah luka kelak akan sembuh jua.

Sebuah kesulitan kelak akan mudah jua.

Sebuah ketakutan kelak akan hilang jua.

Setiap kejadian tidak akan terjadi selamanya, kan?

Seburuk dan sesakit apapun itu, setiap kejadian pasti terbaik untuk kita, kan?

***

Manusia tercipta untuk berjuang.

Berjuang membuktikan pada-Nya.

Berjuang melawan ego.

Berjuang menjadi sebaik-baiknya hamba.

Lewati saja semuanya.

Hadapi saja semuanya.

Diantara dua pilihan, pasti ada satu yang baik.

Pilih itu saja.

Mudahkan dirimu menjalani skenario Tuhan ini, ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s