Aku melihat sebuah harapan disana. Hanya dengan melihatnya, aku merasa aman.

Aku melihat sebuah kenyamanan disana. Hanya dengan melihatnya, hatiku merasa tentram.

Aku melihat sebuah keterbukaan disana. Hanya dengan melihatnya, aku ingin berbagi apapun jua.

Aku melihat sebuah kepedulian disana. Hanya dengan melihatnya, aku ingin bersandar untuk waktu yang lama.

Aku melihat sebuah keyakinan disana. Hanya dengan melihatnya, aku tahu semua akan baik-baik saja.

Aku melihat sebuah kepercayaan disana. Hanya dengan melihatnya, aku merasa mampu untuk melaju.

Aku melihat kasih sayang disana. Hanya dengan melihatnya, aku ingin mengadu dan menangis.

Aku melihat kebahagiaan disana. Hanya dengan melihatnya, aku begitu ingin tersenyum dan bersyukur.

Dan hatiku berkata,“Terima kasih Allah untuk skenario kehidupan yang tak terduga, namun selalu memiliki akhir yang begitu indah. Aku akan menjalani hidup dengan baik. Aku akan berusaha menjadi manusia yang lebih baik lagi. Semoga Allah meridhoi.”

Advertisements

8 thoughts on “Aku Begitu Ingin Tersenyum

    1. Pesan yang tersampaikan begitu kah mas? Hehe yang jelas, ketika menulisnya aku tidak berpikir terlalu banyak mas. Langsung tertulis begitu saja 😁

      Like

      1. jelasnya bagiku seperti itu, ini seperti setelah sekian lama terombang ambing dalam ketidak pastian cinta, beuh..ha ha..akhirnya menemukan satu harapan hakiki yang pasti.

        Like

      2. Sepertinya sudah berpengalangan terombang ambing dalam ketidakpastian cinta, ya Mas πŸ˜‚πŸ˜‚

        Semoga kita segera menemukan harapan hakiki yang pasti ya, Mas Seta hehe Semangat!

        Liked by 1 person

      1. Aku yang kini tengah terluka takkan bisa begitu saja melupakan kenangan-kenangan berkesan yang pernah indah bersamanya. Aku pun tak mudah jatuh cinta, entah mengapa

        Like

      2. Kurasa, kenangan-kenangan berkesan itu tak akan pernah hilang terkikis masa. Sebab, kenangan itu memang akan selalu menjadi bagian memori kita.

        Bukankah semua hanya tentang ‘mau’ atau ‘tidak’ mengingatnya?

        Tinggalkanlah kenangan itu di dasar sana. Kurasa, akan lebih membahagiakan bila kita membangun kenangan indah yang baru. Bersama dia yang kita pilih dan juga ‘memilih kita’ πŸ™‚

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s