Jalan yang sedang ditempuh mengandung banyak misteri.

Sudah sejak beberapa tahun yang lalu, aku memutuskan untuk tidak mengutuki dan menyalahkan apapun yang terjadi. Mengutuki saja tak boleh, apalagi menyalahkan. Kedua hal itu benar-benar tidak boleh dilakukan. Karena tidak akan membuat perasaanku menjadi lebih baik. Dan tidak membuat keadaan menjadi lebih baik.

Aku berjanji pada diriku sendiri, seberapa gelap jalan di depan sana, akan tetap kulalui. Mudah saja, aku hanya perlu satu buah senter untuk menerangi jalan setapak di depan sana. Bila tak ada senter, aku akan menggunakan indera peraba untuk merasakan lingkungan sekitar, supaya bisa membayangkan medan seperti apa yang ada di depan sana. Alih-alih menyerah, aku memilih untuk mencoba. Apapun caranya.

Seberapa membingungkan arah di depan sana, aku akan tetap melangkahkan kaki. Jika tak ada peta ataupun seseorang yang dapat kutanya, maka lebih baik aku coba semua arah itu. Jika aku salah memilih arah, maka aku bisa memutar arah dan mencoba arah yang lain. Di antara banyak arah, aku yakin ada satu arah yang tepat.

Jika di depan sana ada banyak kerikil dan batu menghalangi langkahku. Jika harus kulewati jalanan terjal dan berliku. Jika tak ada satu pun alas kali yang bisa kupakai. Jika kala itu matahari benar-benar terik. Jika memang hanya jalan itu tempat menuju, maka aku akan tetap berlari. Segala rasa lelah, kurasa hanya sementara. Aku hanya perlu meregangkan otot dan mengatur pernapasanku. Untuk rasa sakit yang akan dirasakan, kurasa itu hanyalah sebuah rasa seperti rasa-rasa lainnya. Rasa itu akan berlalu seiring berjalannya waktu. Bila batu dan kerikil melukai kaki, kurasa itu hanyalah sebuah luka seperti luka-luka lainnya. Luka itu akan sembuh seiring waktu berlalu. Waktu akan menyembuhkan segalanya, kan?

Aku hanya perlu berlapang dada menjalani semuanya. Aku hanya perlu terus berusaha. Mengerahkan segala upaya. Membersamai proses dengan hati yang tulus. Memeluk erat segala kesulitan. Menerima dengan ikhlas segala kegagalan. Menjalani peran sebaik-baiknya hamba. Aku hanya perlu berbaik sangka dengan seluruh jalan-Mu. Lalu berusaha. Aku harus yakin, setiap kejadian akan membuatku semakin kuat dan semakin tangguh.

**

Jalan yang ditempuh mengandung banyak misteri.

Aku berjanji pada diriku sendiri. Dalam menjalani perjalanan yang tak mudah, aku tak boleh melupakan orang lain. Sesulit apapun perjalanan, hak orang lain tetap harus dipenuhi. Bahkan jika mereka mau, mari kita menghadapi ujian itu bersama. Seberapa berat ujian itu, kurasa akan lebih ringan jika kita berjuang bersama-sama. Semangat kita akan berlipat-lipat ganda. Tenaga kita akan berlipat-lipat ganda pula. Saling meringankan, saling membantu, saling menguatkan, dan saling menopang. Masih adakah hal-hal yang membuat kita ragu dan khawatir?

**

Semakin jauh kumelangkah, tak juga kutemukan kemudahan. Bahkan lebih sering kutemukan kesulitan dan kegagalan. Tingkatan kesulitan pun semakin bertambah. Hati kecilku pun mengatakan, “Kehidupan ini benar-benar misteri. Usaha yang totalitas pun tak menjamin hasil yang menyenangkan. Berbaik sangka setiap waktu pun tak menjamin hasil sesuai harapan. Tetapi, bagaimana pun misteri kehidupan ini, aku yakin Allah akan mencatat seluruh perjuangan kita. Bahkan untuk niat baik yang hanya terlintas dalam pikiran semata. Allah Maha Tahu. Allah Maha Adil. Lelah karena Allah Insya Allah berkah.”

Masih sama seperti beberapa tahun yang lalu, aku berjanji pada diriku sendiri. Betapa sulit kehidupan memberatkan langkah kakiku, mempersempit jalan di depanku, menggagalkan usahaku, menjatuhkan diriku, aku akan bangkit. Menyusun rencana lagi. Mencoba lagi. Dan berlari lagi. Hidup adalah perjuangan, kan?

Advertisements

2 thoughts on “Hidup adalah Perjuangan, kan?

Leave a Reply to layangseta Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s