Oleh: Mbak Nia

Minggu, 11 Februari 2018

Materi: Ridha/Rela

Alhamdulillah, pagi ini saya masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menghadiri majelis ilmu.

Setiap orang pasti memiliki masalahnya sendiri. Bahkan masalah yang saya anggap paling sulit pun, orang lain juga memiliki masalah yang tak kalah sulit. Jadi, jangan merasa kita adalah manusia yang paling menderita dan sedih. Pemikiran tersebut benar-benar keliru. Allah memberikan kesulitan pada manusia sesuai dengan kapasitasnya. Yuk, sudahi saja membanding-bandingkan permasalahan. Lebih baik kita berusaha membuat keadaan menjadi lebih baik.

Bagi saya, siraman rohani secara berkala penting sekali. Untuk pengingat diri. Hati mudah sekali dibolak balik dan berubah. Maka, kita harus pandai merawat dan menjaga hati dalam keadaan bersih dan jernih. Kita bisa memperolehnya melalui buku, ceramah diyoutube, atau mendatangi kajian di Masjid. Akhir pekan bisa sekali digunakan untuk mendatangi majelis ilmu. Sebab, mendatangi langsung banyak sekali memberikan manfaat. Mendapat ilmu dan menjalin silaturrahim dengan saudara-saudara seiman. Seru kan?

Hari ini kajian dilaksanakan di Masjid Al Huda, Depok Dua. Meskipun sedikit mendung, Alhamdulillah tidak turun hujan.

Berikut uraian materi yang saya dapatkan dari liqo hari ini:

Kita diperintahkan untuk menerima apa-apa yang Allah berikan. Tidak ada alasan untuk berargumentasi, bertanya, dan protes mengapa takdir ini terjadi pada hidup kita. Karena hubungan Allah dengan kita memang berbeda. Allah adalah sebagai Sang Pencipta dan Yang Maha Kuasa. Dan kita adalah sesuatu yang diciptakan oleh-Nya. Allah Maha Tahu dan Allah Maha Benar. Sungguh, kita tidak benar-benar tahu apa yang terbaik untuk diri sendiri. Yang diinginkan belum tentu terbaik kan?

Kita tidak bisa hidup hanya dengan kaca mata diri sendiri saja. Kita tidak boleh hidup apatis dan berputus asa dengan rahmat Allah. Yang bisa kita lakukan adalah berusaha, berdoa, dan yakin dengan rahmat Allah. Jika kita meyakini rahmat Allah, maka kita akan optimis dan berusaha menjalani hidup dengan baik.

Kita juga seharusnya berusaha semaksimal mungkin. Minimal usaha yang dilakukan adalah berdoa. Ukhuwah Islam yang tertinggi selain mendoakan diri sendiri adalah mendoakan orang lain. Allah akan mengabulkan doa-doa yang diucapkan oleh sahabat. Begitu juga sebaliknya.

Beberapa hal yang harus dilakukan agar ridha dengan segala takdir Allah:

1. Kita harus yakin dengan alam gaib. Bahwa akan ada kehidupan selanjutnya setelah kehidupan di dunia.

2. Kita harus meyakini Qada dan Qadar. Dengan berusaha dan berdoa, maka kita bisa merubah takdir. Allah Maha Pemurah, Maha Penyayang, dan Maha Baik. Meskipun Allah sudah menentukan seluruh nasib manusia dan tahu bagaimana awal dan akhir kehidupan dunia akhirat, namun, Allah punya kuasa untuk merubahnya jika kita berusaha.

3. Kita harus mengambil hikmah-hikmah dibalik takdir yang Allah berikan. Kita mentadaburi dan mengintrospeksi diri. Jika kita bersabar, maka Allah akan mengangkat derajat kita dan dihapus segala dosa.

Kita harus rela dan ridha dengan apa yang terjadi di alam ini. Kita harus pandai mengkaji bencana. Yang terjadi adalah bencana atau ujian. Semua tentang alam adalah kuasa Allah. Manusia hanya mentadaburi dan berusaha melakukan upaya pencegahan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal-hal untuk merubah kejadian alam, bukan kuasa manusia.

Selain mengkaji tentang alam, kita juga harus mencari kebermanfaatannya. Agar manusia bisa terus menjalani hidup.

Setelah ridha dengan apa-apa yang Allah telah berikan, kita harus siap menerima konsekuensi yang ada. Apa yang telah kita tanam dan kita lakukan, maka, Allah akan bertanya tentang semua hal itu di akhirat nanti.

Parameter ridha adalah menerimanya dengan lapang dada, patuh, dan taat kepada Allah.

Ridha tidak bisa dilakukan tanpa adanya keimanan. Maka, keimanan adalah kunci awal yang perlu kita pertanyakan pada diri kita sendiri.
Ridha perlu sekali dimiliki oleh setiap manusia. Demi diri kita sendiri. Kita harus hidup dengan baik. Kita harus hidup dengan tenang. Kita harus hidup dengan semangat yang tinggi. Semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang ridha. Dan semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang terus menjaga keimanan. Aamiin ya Rabbal’alamin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s